Gelap kelabu bersembunyi di sudut hati
Semakin perih teriris keraguan
Pernahkah satu masa kau melihatku?
Bukan dari kepura-puraan..
Bukan pula rutinitas yang tak pantas..
Bukan pula kepalsuan yang tak berbekas
Namun karena kerinduan yang membukit..
Karena kecintaan yang melekat
Pernahkah kasih?
Aku di sini..
Termangu sendiri ditertawai sepi
Bungkam di bawah dawai malam menyandungkan purnama
Apakah aku menunggumu tanpa arti? Tanpa pasti?
Jangan beri aku ketidakpastian
Kau hanya akan menyaji duka yang tertunda
Jadikan aku bagian hatimu
Satu-satunya .. inginku dalam keegoisan
Sebab aku pernah gagal memilih sebelumnya..
Tertinggal sendiri di pelabuhan kecil
tempat gerimis begitu nyaman menangis...
Semakin perih teriris keraguan
Pernahkah satu masa kau melihatku?
Bukan dari kepura-puraan..
Bukan pula rutinitas yang tak pantas..
Bukan pula kepalsuan yang tak berbekas
Namun karena kerinduan yang membukit..
Karena kecintaan yang melekat
Pernahkah kasih?
Aku di sini..
Termangu sendiri ditertawai sepi
Bungkam di bawah dawai malam menyandungkan purnama
Apakah aku menunggumu tanpa arti? Tanpa pasti?
Jangan beri aku ketidakpastian
Kau hanya akan menyaji duka yang tertunda
Jadikan aku bagian hatimu
Satu-satunya .. inginku dalam keegoisan
Sebab aku pernah gagal memilih sebelumnya..
Tertinggal sendiri di pelabuhan kecil
tempat gerimis begitu nyaman menangis...