Senin, 21 September 2020

Sayup-sayup Kegetiran

Ku saksikan sepasang anak manusia
Memadu kasih dalam cumbuan waktu
Sekejap kemudian terenggutlah tawa
Menyisakan hanya sekadar rindu

Ada yang lucu dari sepasang anak Adam
Mereka lahir dari cinta kasih yang membara
Memacu birahi asmara dalam bejana awam
Dan lihatlah kini candu dan menjadi gila

Aku mengatai betapa bodoh terpedaya
Tak ada janji yang akan selalu kering
Pasti jua nanti basah bernoda duka
Tangis dan air mata kan datang kian sering

Dy. September 2020.

Ini Patah yang Sengaja

Ku buka rentang kisah renjana
Engkau rupanya musafir bukan pujangga
Sakit ini terikat umpan sengaja
Membawa pulang tangis tanpa suara

Ketika aku lepas mengiris nadi
Bagimu itu hanya lelucon untuk dibercandai
Dalam gelak dan tangis geli
Lihatlah netraku mengabut menangisi

Dy. September. 2020