Berdiri di geladak utama
wajah rupawan nan menawan
berpakaian gagah sang putra raja
berjalan selembut angin menuju haluan
Ino- gongju yang malang jatuh cinta
memohon pada Ursula
agar bisa menapak semesta
Walau harus diterpa derita
Bukankah sang Ursula sangat baik?
Dia hendak menyadarkan Ino-gongju
Tentang cinta hanyalah buaian semata
Seperti lagu pengantar tidur Poseidon
Dia, Ino tahu akhir kisah ini
Bahwa nantinya hanya kan menjadi buih lautan
Menghilang diudara tanpa jejak tanpa suara
Lenyap tertelan angin
Dalam bahtera itu
sang pangeran telah memiliki seorang ratu
Ino-gongju hanyalah selir baginya
kala ia menikmati keindahan lautan
Ino yang malang
Memilih menguap bersama cinta yang tak memilihnya
hilang di semesta
meninggkallkan jejak kata dalam kisah dongeng yang memilukan
Kini tinggallah senyap
sedang bahtera dan pangeran tetap berlayar.
(dikisahkan oleh Ursula)
wajah rupawan nan menawan
berpakaian gagah sang putra raja
berjalan selembut angin menuju haluan
Ino- gongju yang malang jatuh cinta
memohon pada Ursula
agar bisa menapak semesta
Walau harus diterpa derita
Bukankah sang Ursula sangat baik?
Dia hendak menyadarkan Ino-gongju
Tentang cinta hanyalah buaian semata
Seperti lagu pengantar tidur Poseidon
Dia, Ino tahu akhir kisah ini
Bahwa nantinya hanya kan menjadi buih lautan
Menghilang diudara tanpa jejak tanpa suara
Lenyap tertelan angin
Dalam bahtera itu
sang pangeran telah memiliki seorang ratu
Ino-gongju hanyalah selir baginya
kala ia menikmati keindahan lautan
Ino yang malang
Memilih menguap bersama cinta yang tak memilihnya
hilang di semesta
meninggkallkan jejak kata dalam kisah dongeng yang memilukan
Kini tinggallah senyap
sedang bahtera dan pangeran tetap berlayar.
(dikisahkan oleh Ursula)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar